Sejak subuh aku sudah sibuk mengurusi si bungsu yang masih sakit. Kemaren aku sudah membawanya ke dokter anak. Dan hari ini memasuki hari keempat dia diare tapi masih belum ada perubahan juga. Jika beberapa hari sebelumnya dia masih terlihat segar dan sama sekali tidak kelihatan sakit. Pagi ini agak berbeda. Dia mulai lemas. Dan mulai merasa agak kedinginan. Tubuhnya tidak ada deman sama sekali. Tapi telapak kaki dan tangannya dingin sekali. Ketika aku ukur suhu tubuhnya menunjukkan angka 35,2 derajat celcius. Dingin sekali. Aku mulai khawatir dia shock. Tapi ketika aku mengecek denyut nadinya masih normal. Setelah memberinya sarapan bubur dan meminumkan obat yang diberikan dokter kemarin, aku menyuruhnya untuk kembali tidur. Sambil berdoa agar keadaannya membaik aku terus memijiti telapak kakinya. Alhamdullillah selang satu jam kemudian tubuhnya mulai menghangat kembali. Aku mulai merasa agak tenang sedikit. Tapi aku tetap berencana untuk membawanya kembali ke dokter siang nanti. Bahkan jika memang diperlukan aku akan meminta pada dokter agar diberikan rawat inap saja. Aku pikir cairan infus akan lebih cepat bereaksi ketimbang minum oralit.
Sambil menunggu si adek bangun tiba-tiba suamiku menelfon dan mengabarkan ada ledakan bom lagi di JW Mariot dan Ritz Calton pukul 07.55 pagi tadi. HAAaaAAH!!!
Ada apalagi ini. Mengapa jumat pagi ini semua mendadak menjadi menakutkan begini.
Thursday, July 16, 2009
Wednesday, July 15, 2009
Pagi yang berisik
Hari ini aku memutuskan untuk dirumah saja karena harus merawat sibungsu yang mendadak terkena diare sepulang dari sekolah kemarin. Dan pagi ini setelah ritual sarapan dan baca koran, aku pun bersiap-siap untuk turun kedapur. Harusnya ini menjadi pagi yang damai. Tapi ternyata pagi ini bener-bener menyebalkan. Bayangkan ketika pukul setengah delapan pagi datang seorang agen properti yang menawarkan unit rumah baru. Dan selang satu jam kemudian,…datang lagi tetangga depan rumah yang ternyata mengulang perbuatan si agen properti tadi, juga menawarkan unit rumah baru. Dikira aku ini bank apa?...Emangnya gampang apa beli rumah baru. Emangnya bisa apa dibayar pakai bulu ketek. Huh,..yang enggak-enggak aja..
Eh,..selang satu jam kemudian ada lagi yang ganggu. Tiba-tiba datang seorang delievery man mengantarkan pesanan makanan dari sebuah restoran. Halagh,..
Inge : Gak pesen makanan mas,..
Delievery man : Tapi ini alamatnya cb 9 no 1
Inge : Iya,..bener alamatnya tapi saya gak ada nelfon sama sekali
Delievery man : Loh,..?!
Inge : Kok loh,..emang bener kok saya gak nelfon sama sekali. Memang yang pesen tadi namanya siapa?
Delievery man : Gak tau, bu..
Inge : No telfonnya berapa?
Delievery man : Gak tau,bu…
Inge : Lah,..gimana sih mas,.lain kali kalo ada yang telfon pesan makanan gitu nama,alamat dan nomor telfonnya dicatat yang lengkap..
Delievery man : Ohhhhh,….Ya udah kalo gitu,.permisi bu..
Inge : Huuuuh,..pagi-pagi dah ngasi kuliah gratis lagi…
Eh,..selang satu jam kemudian ada lagi yang ganggu. Tiba-tiba datang seorang delievery man mengantarkan pesanan makanan dari sebuah restoran. Halagh,..
Inge : Gak pesen makanan mas,..
Delievery man : Tapi ini alamatnya cb 9 no 1
Inge : Iya,..bener alamatnya tapi saya gak ada nelfon sama sekali
Delievery man : Loh,..?!
Inge : Kok loh,..emang bener kok saya gak nelfon sama sekali. Memang yang pesen tadi namanya siapa?
Delievery man : Gak tau, bu..
Inge : No telfonnya berapa?
Delievery man : Gak tau,bu…
Inge : Lah,..gimana sih mas,.lain kali kalo ada yang telfon pesan makanan gitu nama,alamat dan nomor telfonnya dicatat yang lengkap..
Delievery man : Ohhhhh,….Ya udah kalo gitu,.permisi bu..
Inge : Huuuuh,..pagi-pagi dah ngasi kuliah gratis lagi…
Tuesday, July 14, 2009
Hati-hati terhadap penipuan transfer pulsa
Jika di hape anda masuk pesan yang berbunyi seperti ini:
“Anda mempunyai PESAN SUARA SBY untuk mendengarkan ketik : TRANSFERPULSA (spasi) +6285796236822 (spasi) 121121 kirim ke: 151 (GRATIS.)
Jangan sampai terperangkap karena ini sebenarnya adalah proses pengiriman pulsa (transfer pulsa) untuk no hape lain. Angka 121121 itu menyatakan jumlah rupiah yang kita transfer dan otomatis pulsa kita akan ter-debet sebesar nominal rupiah itu
Saking jengkolnya eh,.jengkelnya dengan pelaku yang mengirimkan sms ini,..aku membalas sms itu dengan kalimat begini: “Kpala lu bau menyan,..!!! gw sumpahin lu jadi tukang cendol basi,..!!!
“Anda mempunyai PESAN SUARA SBY untuk mendengarkan ketik : TRANSFERPULSA (spasi) +6285796236822 (spasi) 121121 kirim ke: 151 (GRATIS.)
Jangan sampai terperangkap karena ini sebenarnya adalah proses pengiriman pulsa (transfer pulsa) untuk no hape lain. Angka 121121 itu menyatakan jumlah rupiah yang kita transfer dan otomatis pulsa kita akan ter-debet sebesar nominal rupiah itu
Saking jengkolnya eh,.jengkelnya dengan pelaku yang mengirimkan sms ini,..aku membalas sms itu dengan kalimat begini: “Kpala lu bau menyan,..!!! gw sumpahin lu jadi tukang cendol basi,..!!!
Friday, July 10, 2009
Membatik di Mustek
Membatik di musium tekstil jakarta

Nah,..setelah puas mengelilingi museum kita bisa praktek membatik di workshop yang terletak diareal belakang museum. Karena datang sudah agak kesorean maka kami terpaksa mendaftar membatik untuk keesokan harinya..Hanya dengan membayar sebesar rp 35 ribu kita dapat secarik kain katun putih berukuran 30X30 cm yang dapat kita gambar sesuai keinginan. Sketsa yang telah kita gambar di kain tadi dapat langsung dikerjakan proses pembatikannya,..

Proses pembatikan itu sendiri terdiri dari:
1. Ketel kain
2. Membuat gambar
3. Meto / reng-rengan
4. Isen
5. Tembok
6. Mencelup
7. Membagi warna
8. Lorod
9. Menjemur
Di Indonesia dikenal 2 wilayah pembatikan yaitu:
Wilayah Pedalaman dan Wilayah Pesisir
Wilayah pedalaman terdiri dari wilayah: Jogjakarta (Jogja) dan Surakarta (Solo).
Sedangkan wilayah pesisiran terdiri dari wilayah : Banten, Jakarta, Indramayu, Cirebon, Pekalongan, Lasem, Madura, Sumatera dan daerah-daerah lainnnya diluar Jogja dan Solo.
Motif batik pedalaman banyak dipengaruhi oleh budaya dari India. Bersifat simbolik dan biasanya menggunakan warna sogan, coklat, biru, hitam dan cream
Sedangkan motif batik pesisiran banyak dipengaruhi oleh budaya dari Cina, Eropa, Timur Tengah dan sedikit pengaruh budaya India. Bersifat naturalis dan biasanya menggunakan warna yang cerah seperti merah,kuning, hijau dan warna-warna cerah lainnya.


Batik sendiri terbagi lagi atas 2 yaitu batik cetak (print) dan batik tulis. Batik tulis tentu saja berharga mahal karena dikerjakan dengan sentuhan seni yang tinggi dan dikerjakan dengan tingkat ketelitian yang tinggi juga
Beberapa contoh alat cetak pola (print) batik untuk batik print
Beberapa contoh pola gambar untuk digambar diatas kain untuk batik tulis
Cairan yang bernama "malam" yang sedang dipanaskan dengan panas suam-suam kuku
Alat ini sebut "chanting". Posisi memegangnya harus benar agar cairan malam bisa mengalir dengan lancar
Proses meto/reng-rengan ini dilakukan pada kedua belah sisi kain (timbal-balik)
Bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk "meto"kain selebar ini,..hm,..no wonder harga batik tulis itu mahal..
Salah seorang warga negara jepang yang turut dalam kursus batik,..sekilas di kainnya aku melihat gambar gajah dengan tulisan seperti komik; dari mana ? dari hutan,.. hahhaha...lucu juga
Setelah kain dikasih warna kemudian kain direbus
Setelah direbus kain lalu dicuci untuk selanjutnya dijemur,..jadi dehhhh...
Nah,..setelah puas mengelilingi museum kita bisa praktek membatik di workshop yang terletak diareal belakang museum. Karena datang sudah agak kesorean maka kami terpaksa mendaftar membatik untuk keesokan harinya..Hanya dengan membayar sebesar rp 35 ribu kita dapat secarik kain katun putih berukuran 30X30 cm yang dapat kita gambar sesuai keinginan. Sketsa yang telah kita gambar di kain tadi dapat langsung dikerjakan proses pembatikannya,..
Proses pembatikan itu sendiri terdiri dari:
1. Ketel kain
2. Membuat gambar
3. Meto / reng-rengan
4. Isen
5. Tembok
6. Mencelup
7. Membagi warna
8. Lorod
9. Menjemur
Di Indonesia dikenal 2 wilayah pembatikan yaitu:
Wilayah Pedalaman dan Wilayah Pesisir
Wilayah pedalaman terdiri dari wilayah: Jogjakarta (Jogja) dan Surakarta (Solo).
Sedangkan wilayah pesisiran terdiri dari wilayah : Banten, Jakarta, Indramayu, Cirebon, Pekalongan, Lasem, Madura, Sumatera dan daerah-daerah lainnnya diluar Jogja dan Solo.
Motif batik pedalaman banyak dipengaruhi oleh budaya dari India. Bersifat simbolik dan biasanya menggunakan warna sogan, coklat, biru, hitam dan cream
Sedangkan motif batik pesisiran banyak dipengaruhi oleh budaya dari Cina, Eropa, Timur Tengah dan sedikit pengaruh budaya India. Bersifat naturalis dan biasanya menggunakan warna yang cerah seperti merah,kuning, hijau dan warna-warna cerah lainnya.
Batik sendiri terbagi lagi atas 2 yaitu batik cetak (print) dan batik tulis. Batik tulis tentu saja berharga mahal karena dikerjakan dengan sentuhan seni yang tinggi dan dikerjakan dengan tingkat ketelitian yang tinggi juga
Thursday, July 9, 2009
gigit jari
Buang semua angan-angan indah tentang lombok,..apalagi tentang trip photography. Semuanya buyar. Gara-gara EO yang kurang nggenah, terpaksa trip ini aku batalkan. Apalagi beberapa anggota klub photography yang awalnya ikut memilih untuk membatalkan perjalanan. Padahal niat awalnya aku kan mau ngekor dan mencontek ilmu mereka. Ini kali pertama aku ikut program paket wisata dan terus terang aku agak kecewa. Bagaimana mungkin aku bisa menyetujui penambahan biaya (yang bagiku jumlahnya cukup banyak) dengan alasan harga tiket pesawat naik karena peak season. Bukankah mereka semestinya sudah mengantisipasi hal ini jauh-jauh hari. Dan apa gunanya kita diminta untuk buru-buru mentrasfer dana jika pada akhirnya mereka melakukan pembelian tiket dekat dengan hari H. *sigh....*
Dengan dua option yang bagaikan buah simalakama, pertama: bersedia menambah biaya perjalanan dari jumlah yang telah disepakati sebelumnya,..atau, kedua: membatalkan perjalanan dengan pemotongan dana dari jumlah yang telah disetorkan sebelumnya. Akhirnya aku memilih untuk membatalkan perjalanan. Kalau awalnya sudah bete, pasti selanjutnya juga bete. Sooooo,...ya batal-lah semuanya.
Dengan dua option yang bagaikan buah simalakama, pertama: bersedia menambah biaya perjalanan dari jumlah yang telah disepakati sebelumnya,..atau, kedua: membatalkan perjalanan dengan pemotongan dana dari jumlah yang telah disetorkan sebelumnya. Akhirnya aku memilih untuk membatalkan perjalanan. Kalau awalnya sudah bete, pasti selanjutnya juga bete. Sooooo,...ya batal-lah semuanya.
Saturday, June 27, 2009
Mustek Jakarta
Pasti pernah dengar bahkan mungkin sering sekali mendengar tentang museum tekstil Jakarta yang memberikan praktek membatik itu. Karena liburan kali ini kami belum bisa mengajak anak-anak berjalan-jalan, maka di suatu akhir pekan aku mengajak anak-anak untuk ke musium tekstil. Berbekal alamat yang katanya dekat tanah abang, maka kami mulai menyusuri kawasan petamburan. Akhirnya diantara himpitan pedagang barang bekas kami menemukan gerbang masuk museum itu. Sayang sekali rasanya melihat bangunan musium yang mestinya dapat dijadikan tujuan pariwisata andalan itu sepanjang pagar depannya dipenuhi oleh pedagang barang bekas dan pedagang kaki lima.
Well, dari pada berkeluh kesah tiada guna, lebih baik aku perlihatkan beberapa koleksi alat tenun di museum tekstil itu.
Pekalongan, Central Java, Gedogan traditional weaver



West Nusa Tenggara, Gedogan traditional weaver
Bali, Gedogan traditional weaver
Sungguh sayang melihat koleksi museum yang kurang terurus itu. Seandainya saja pemerintah lebih peduli pada pengelolaannya,..pasti kunjungan turis baik lokal maupun internasional bisa lebih meningkat lagi. Udah ah,..bosen mengeluh terus..
Well, dari pada berkeluh kesah tiada guna, lebih baik aku perlihatkan beberapa koleksi alat tenun di museum tekstil itu.
Sungguh sayang melihat koleksi museum yang kurang terurus itu. Seandainya saja pemerintah lebih peduli pada pengelolaannya,..pasti kunjungan turis baik lokal maupun internasional bisa lebih meningkat lagi. Udah ah,..bosen mengeluh terus..
Thursday, June 18, 2009
Jangan mogok dong, sambel....
Hari yang cerah. Dan aku bertekad untuk rajin bekerja. Tapi khusus untuk hari ini. Untuk besok atau lusa, aku tidak bisa berjanji apa-apa. Hahahaha,..dasar anak tidak punya pendirian,..sebentar rajin..sebentar malas.
Dan mungkin memang sudah hukum alam jika seseorang ingin berubah pasti godaannya bermacam-macam. Seperti hari ini,.. untuk mengirit konsumsi bensin aku memilih untuk memakai si jimny. Dari awal aku sudah curiga dengan suaranya yang agak gemetaran. Pada saat di starter pun agak susah. Tapi aku kuatkan batin untuk menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Kekurangannya: kemudi keras karena tidak power steering, ac kurang dingin karena ini mobil dengan cc kecil, kabin sempit, guncangan keras, dll. Sementara kelebihannya; bensin irit karena cc kecil, tangguh di segala medan baik becek,berlubang maupun banjir, bisa parkir dimana saja asal jangan didepan pintu pos polisi, gesit dan bisa salib kiri-kanan, tidak takut kebaret motor yang suka nyosor kalau lagi macet karena memang bodynya dah terlanjur baret-baret, ringan dan gampang didorong kalau mogok. Ini dia,..kalimat terakhir yang berupa tulisan miring itu amat fatal. Kena karma kalimat sendiri.
Ceritanya: Tahap pertama kegiatan pagi hari tidak ada masalah. Kegiatan yang mobile mulai dari kepasar hingga ke atm berjalan dengan lancar.Tahapan kedua sehabis makan siang adalah tahapan bekerja, kali ini pekerjaanku adalah memata-matai pabrik. Maksudnya, berkeliling ke kawasan sekitar yang kira-kira ada pabriknya. Lalu aku dengan salah seorang karyawanku mulai mencatat nama,alamat dan nomor telefon pabrik yang kira-kira akan bisa dijadikan prospect sebagai costumer tetap. Aku paling suka kegiatan ini karena aku merasa seolah-olah menjadi seorang agen mata-mata yang sedang menyamar. Dasar penghayal kelas berat dan kebanyakan nonton film hollywood. hihihihihi..
Banyak kejadian kocaknya. Misalnya saja, jika pada saat aku sedang berkeliling dan dipergoki oleh satpam yang merasa curiga aku biasanya berlagak menelefon seolah-olah sedang mencari alamat. Jiaaaaah,...acting banget. Hahahhaha....Bahkan kalau satpamnya keliatan agak galak diajak bercanda aja sekalian, misalnya saja mengucapkan kalimat seperti,"kumis bapak bagus banget...itu asli apa pakai obat penumbuh kumis ya pak?" jangan lupa pada saat mengatakan ini pasang wajah se-innocent mungkin. Dijamin hati langsung luluh dan bicaranya langsung lembut. Dan jangan coba-coba mengucapkan kalimat ini sambil ngupil,..apalagi sambil garuk-garuk ketek,..dijamin dalam hitungan detik pentungannya langsung mendarat dikepala. Langsung benjol! Huahahahhaha,... (ngelucu sendiri trus ketawa sendiri,..week!)
Strategi jitu lainnya, memata-matai tanpa harus ketahuan,..membaca nama perusahaan yang tercantum di seragam yang sedang dikenakan karyawan. Biasanya di bagian depan kiri atau kanan. Ini juga harus hati-hati. Jangan coba-coba kalau anda adalah seorang laki-laki memelototi dada perempuan. Bisa-bisa anda pulang dengan lingkaran ungu di kelopak mata kiri atau kanan atau bahkan kedua-duanya, ditambah bonus bekas pentungan satpam di kepala. Komplit daaah...
Dan siang yang panas ini misi berjalan lancar dan penyamaran berhasil. Cukup sukses mengantongi beberapa nama dan nomor telfon perusahaan. Tinggal satu lagi perkerjaan terakhir yaitu mengirimkan barang hasil cetakan ke sebuah perusahan properti. Sementara karyawanku melakukan sedikit basa-basi di bagian serah terima barang,..aku pun mencari parkiran ketempat yang agak teduh dibawah pepohonan. Dalam posisi bersiap-siap masuk ketempat parkiran yang dituju, tiba-tiba....BEEET. Mati-ti. Dan diam ditempat. "Come on, babe...jangan malu-maluin ah.." Aku mencoba untuk menstarter kembali. Tapi tidak ada nafas sedikit pun. Tidak ada ngeeek-ngeeeek-ngeeeeeeeek sedikitpun. MODAR AKU!!!!! Mobil itu mati-ti. OOOOOHHHHHH...
Berusaha untuk tetap cool,..aku turun dan mencoba mendorong pelan-pelan sambil memegangi setir. Hekkkkk,...tidak bergerak. Tambah tenaga dorong lagi,..HHHHHEEEEKKK. Masih tidak bergerak. Bismilah,..1,..2,..3..HHHHHHEEEEEEKKKKKKK!!!!! Tetap, masih, tidak bergerak!!!! Sigh.....ini karma,..kata siapa gampang didorong kalau mogok. Apalagi oleh seorang perempuan kurus seperti akuh. Kwalat kowe ingeee...
Bengong beberapa saat,..dari kejauhan terlihat seorang office boy. Dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin aku berujar,"Mas,...minta tolong didorong kesana sedikit boleh mas?" Si mas itu pun tanpa babibu langsung membantu mendorong mobil. Tidak lama mobilpun berada pada posisi yang aku inginkan. "Terima kasih ya mas,..Terima kasih banyak..."
Langkah selanjutnya pencet nomor telefon untuk meminta bala bantuan. Untungnya hari itu suamiku sedang tidak keluar kantor. Maka dalam hitungan setengah jam di sudah sampai di tempat kejadian perkara. Setelah di "jumper" mobilpun akhirnya menyala. Ternyata dinamo-nya yang baru diganti seminggu yang lalu bermasalah. Halah..halah..! Jimun,....jimun,...kamu kok ya maunya main-main terus. Kalau diajak oprot tidak ada masalah. Giliran diajak mencari duit aja,....MOGOK! Jangan begitu dong sayang,..Jangan mogok dong, sambel...
inge : "Kayaknya mami perlu kursus montir deh.."
agung : "Udah sana,...cepetan pulang,...jangan aneh-aneh!!!"
inge : "Huahhahahaha......!!!!!"
Dan mungkin memang sudah hukum alam jika seseorang ingin berubah pasti godaannya bermacam-macam. Seperti hari ini,.. untuk mengirit konsumsi bensin aku memilih untuk memakai si jimny. Dari awal aku sudah curiga dengan suaranya yang agak gemetaran. Pada saat di starter pun agak susah. Tapi aku kuatkan batin untuk menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Kekurangannya: kemudi keras karena tidak power steering, ac kurang dingin karena ini mobil dengan cc kecil, kabin sempit, guncangan keras, dll. Sementara kelebihannya; bensin irit karena cc kecil, tangguh di segala medan baik becek,berlubang maupun banjir, bisa parkir dimana saja asal jangan didepan pintu pos polisi, gesit dan bisa salib kiri-kanan, tidak takut kebaret motor yang suka nyosor kalau lagi macet karena memang bodynya dah terlanjur baret-baret, ringan dan gampang didorong kalau mogok. Ini dia,..kalimat terakhir yang berupa tulisan miring itu amat fatal. Kena karma kalimat sendiri.
Ceritanya: Tahap pertama kegiatan pagi hari tidak ada masalah. Kegiatan yang mobile mulai dari kepasar hingga ke atm berjalan dengan lancar.Tahapan kedua sehabis makan siang adalah tahapan bekerja, kali ini pekerjaanku adalah memata-matai pabrik. Maksudnya, berkeliling ke kawasan sekitar yang kira-kira ada pabriknya. Lalu aku dengan salah seorang karyawanku mulai mencatat nama,alamat dan nomor telefon pabrik yang kira-kira akan bisa dijadikan prospect sebagai costumer tetap. Aku paling suka kegiatan ini karena aku merasa seolah-olah menjadi seorang agen mata-mata yang sedang menyamar. Dasar penghayal kelas berat dan kebanyakan nonton film hollywood. hihihihihi..
Banyak kejadian kocaknya. Misalnya saja, jika pada saat aku sedang berkeliling dan dipergoki oleh satpam yang merasa curiga aku biasanya berlagak menelefon seolah-olah sedang mencari alamat. Jiaaaaah,...acting banget. Hahahhaha....Bahkan kalau satpamnya keliatan agak galak diajak bercanda aja sekalian, misalnya saja mengucapkan kalimat seperti,"kumis bapak bagus banget...itu asli apa pakai obat penumbuh kumis ya pak?" jangan lupa pada saat mengatakan ini pasang wajah se-innocent mungkin. Dijamin hati langsung luluh dan bicaranya langsung lembut. Dan jangan coba-coba mengucapkan kalimat ini sambil ngupil,..apalagi sambil garuk-garuk ketek,..dijamin dalam hitungan detik pentungannya langsung mendarat dikepala. Langsung benjol! Huahahahhaha,... (ngelucu sendiri trus ketawa sendiri,..week!)
Strategi jitu lainnya, memata-matai tanpa harus ketahuan,..membaca nama perusahaan yang tercantum di seragam yang sedang dikenakan karyawan. Biasanya di bagian depan kiri atau kanan. Ini juga harus hati-hati. Jangan coba-coba kalau anda adalah seorang laki-laki memelototi dada perempuan. Bisa-bisa anda pulang dengan lingkaran ungu di kelopak mata kiri atau kanan atau bahkan kedua-duanya, ditambah bonus bekas pentungan satpam di kepala. Komplit daaah...
Dan siang yang panas ini misi berjalan lancar dan penyamaran berhasil. Cukup sukses mengantongi beberapa nama dan nomor telfon perusahaan. Tinggal satu lagi perkerjaan terakhir yaitu mengirimkan barang hasil cetakan ke sebuah perusahan properti. Sementara karyawanku melakukan sedikit basa-basi di bagian serah terima barang,..aku pun mencari parkiran ketempat yang agak teduh dibawah pepohonan. Dalam posisi bersiap-siap masuk ketempat parkiran yang dituju, tiba-tiba....BEEET. Mati-ti. Dan diam ditempat. "Come on, babe...jangan malu-maluin ah.." Aku mencoba untuk menstarter kembali. Tapi tidak ada nafas sedikit pun. Tidak ada ngeeek-ngeeeek-ngeeeeeeeek sedikitpun. MODAR AKU!!!!! Mobil itu mati-ti. OOOOOHHHHHH...
Berusaha untuk tetap cool,..aku turun dan mencoba mendorong pelan-pelan sambil memegangi setir. Hekkkkk,...tidak bergerak. Tambah tenaga dorong lagi,..HHHHHEEEEKKK. Masih tidak bergerak. Bismilah,..1,..2,..3..HHHHHHEEEEEEKKKKKKK!!!!! Tetap, masih, tidak bergerak!!!! Sigh.....ini karma,..kata siapa gampang didorong kalau mogok. Apalagi oleh seorang perempuan kurus seperti akuh. Kwalat kowe ingeee...
Bengong beberapa saat,..dari kejauhan terlihat seorang office boy. Dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin aku berujar,"Mas,...minta tolong didorong kesana sedikit boleh mas?" Si mas itu pun tanpa babibu langsung membantu mendorong mobil. Tidak lama mobilpun berada pada posisi yang aku inginkan. "Terima kasih ya mas,..Terima kasih banyak..."
Langkah selanjutnya pencet nomor telefon untuk meminta bala bantuan. Untungnya hari itu suamiku sedang tidak keluar kantor. Maka dalam hitungan setengah jam di sudah sampai di tempat kejadian perkara. Setelah di "jumper" mobilpun akhirnya menyala. Ternyata dinamo-nya yang baru diganti seminggu yang lalu bermasalah. Halah..halah..! Jimun,....jimun,...kamu kok ya maunya main-main terus. Kalau diajak oprot tidak ada masalah. Giliran diajak mencari duit aja,....MOGOK! Jangan begitu dong sayang,..Jangan mogok dong, sambel...
inge : "Kayaknya mami perlu kursus montir deh.."
agung : "Udah sana,...cepetan pulang,...jangan aneh-aneh!!!"
inge : "Huahhahahaha......!!!!!"
Subscribe to:
Posts (Atom)