Sebenernya saya bukan orang judes. marah kalo bajunya disama-samain. tapi sesabarnya saya, tetep aja dongkol kalo bajunya samaan dan senada terus ama si pak sopir. rrhh...tidak hanya sekali ya, tapi sudah dua kali., lalu tiga kali, lalu empat kali, oh my God, mau ditaruh dimana mukak sayaa..
kali pertama pakek gamis biru kotak-kotak eehhh ladalahhhh,... doi pakek kemeja kotak-kotak biru. kali kedua pake gamis krem, ehhh...doi pake kemeja krem, kali ketiga pas pake gamis garis-garis hitam putih,...kok ndilalah dia pake kemeja garis-garis hitam putih, yang kayaknya baru dibeli, langsung ngemut bawang putih eikeh,..rrrhhh... kali keempat saya pakek gamis kotak-kotak biru merah, pas masuk ke mobil...duaarrr...doi ternyata kemejanya kotak-kotak biru merah, langsung turun dan garuk-garuk aspal.
sejak saat itu, tiap kali mau berangkat, pasti saya selalu wa dulu, tanya pake baju apa? kita ada dres code gak hari ini? gak ding, hehe,..aslinya saya memilih untuk ngintip2 dulu dari balik jendela, mengecek baju apa gerangan yang dipakainya. saya lebih memilih aksi ala spionase daripada menanyakan langsung. ngookk... dan bagaimana nasibnya dengan si gamis2 yang sempat berkhianat dengan aksi "kembar" itu? sudah berpindah tangan, begitu ketahuan "kembar"langsung dikasihkan ke orang,..gemasshhh..!!!!
Showing posts with label silly me. Show all posts
Showing posts with label silly me. Show all posts
Friday, March 17, 2017
Tuesday, October 23, 2012
Ada gamis dibalik pintu
Sering ditanya, kapan akan berhijab? Aku selalu menjawab,
soon my dear, coming soon.. Jadi sebagai latihan sering aku sesekali mengenakan
pakaian gamis dirumah. Tapi yang jadi
masalah adalah entah sudah berapa gamis rusak alias sobek tidak karuan gara-gara kesembronoanku.
Seperti yang terjadi sore ini, aku telihat cantik dengan
gamis berwarna ungu dan berbahan lembut.
(Hoooeekkk… muntah paku..!) Aku
duduk dengan anggun, menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Yang
tidak diinginkan itu maksudnya adalah tidak ingin gamis ini robek lagi
mengikuti jejak temannya yang sudah-sudah.
Jadi aku cukup hati-hati dalam bergerak….hingggaaaa,…
Dari kejauhan aku melihat salah seorang karyawanku datang
sambil mengendarai mobil. Kebetulan aku ingin menanyakan tentang tenggat waktu
pembayaran pajak kendaraan yang sedang dikendarainya itu. Aku bergegas membuka
pintu dan berteriak memanggil namanya. Tapi tampaknya karena suara mesin
menyaingi suaraku, dia jadi tidak mendengar panggilanku. Ketika aku ingin
keluar ternyata pintu terhalang oleh salah satu mobilku. Aku menutup pintu dan
bergegas untuk menuju pintu samping.
Harus cepat-cepat sebelum dia memacu kendaraannya dan pergi. Tepat pada saat
aku melangkah aku merasa ada sesuatu yang menarikku kebelakang. Aku memaksa
melangkah dan menarik badanku lebih keras lagi,..tapi tetap tidak bisa. Aku
berpaling dengan kesal
dannn,…tadaaaaa…..separuh dari bajuku telah terjepit oleh daun pintu. Yuuupp,..
aku mengunci pintu dengan separuh bajuku tertinggal didalamya,.. anak-anakku
terbahak-bahak…. How silly you are, mommy… kata mereka sambil tertawa hingga
terguling-guling,… yesss,.. I still a “slordeh” mom> inge the slordeh mom :)
Subscribe to:
Posts (Atom)