Setahun yang lalu aku hadir pada sebuah acara duka cita. Salah seorang kerabat jauh yang telah berumur meninggal dunia karena penyakitnya. Kematiannya cukup mengejutkan karena agak mendadak. Hanya beberapa minggu almarhum mendadak sakit tidak lama kemudian akhirnya meninggal dunia. Sebenarnya prosesi kematian dan persiapan penguburan tidak jauh berbeda dengan prosesi lainnya. Tapi ada satu hal yang cukup menarik perhatianku yang membuat aku merenung agak dalam. Ini terjadi pada saat jenazah di akan di sembahyangkan dan dilakukan upacara militer karena beliau veteran. Pada moment-moment itu aku melihat di pojok teras masjid, terlihat seorang perempuan seumurku dengan penampilan sederhana bersama anak perempuannya yang kebetulan juga seumuran dengan anakku. Jadi lebih mudah bagiku untuk memposisikan mereka dengan diriku. Perempuan itu menangis terus menerus, begitu juga dengan gadis kecilnya. Terlihat duka yang amat sangat dalam di wajah mereka. Tapi aku mulai bertanya jika mereka hanyanya tamu yang datang untuk melayat, mengapa mereka mengalami kesedihan yang luar biasa. Hingga akhirnya salah seorang membisikkan kepadaku bahwa perempuan itu adalah istri muda si almarhum. Dan anak perempuan itu adalah putri mereka. Aku terhenyak. Rasa haru turut menyelimuti hatiku melihat wajah si gadis kecil. Kehilangan ayahanda tercinta pada saat seumur itu membuatkan membandingkannya dengan putriku. Kemudian aku melihat kearah ibunya yang juga kelihatan begitu terpukul. Aku membandingkannya dengan diriku yang seumuran dengannya, yang tiba-tiba harus menjadi janda. Aku menghela napas. Kenyataan yang paling pahit lagi yang harus mereka terima adalah ketika pihak keluarga almarhum tidak mengizinkan mereka untuk berada atau berdekatan dengan si almarhum. Itulah mengapa mereka hanya bisa menangis di pojok masjid. Memandangi dari kejauhan dengan isak tangis yang tertahan. Sungguh memilukan.
Dan minggu ini kejadian hampir sama dengan yang diatas. Bedanya kalau sebelumnya adalah salah seorang kerabat kami maka kali ini kasus yang sama terjadi pada salah seorang teman lama kami. Secara garis besar sama, sang suami meninggal dunia cukup mendadak setelah sakit selama seminggu. Bahwa kemudian diketahui bahwa si kepala keluarga ini memiliki keluarga rahasia lainnya. Seorang istri muda yang lagi-lagi sepantaran denganku, dengan seorang anak perempuan yang juga seusia dengan anakku.Bedanya istri muda yang ini terlihat begitu cantik dan terawat. Terlihat begitu "well mantenance". Maklum, suaminya yang kini menjadi almarhum adalah mantan pejabat.Tapi terlepas dari itu,kejadian persis seperti cerita sebelumnya, dia tidak dapat menemui atau mendampingi pada saat-saat terakhir almarhum. Bahkan untuk sekedar bezuk dirumah sakit pun dia tidak bisa. Meskipun sudah berupaya kesana sini, juga telfon kesana sini, tidak satu orangpun yang berhasil membantunya. Dia tidak dapat hadir meskipun sebentar karena keluarga almarhum tidak pernah bisa mengizinkan dan tidak pernah bisa menerima kehadirannya beserta anaknya.
Aku kembali ke lamunanku. Aku mencoba memahami juga perasaan dari pihak keluarga almarhum. Kesedihan yang dialami karena kehilangan ayah tercinta menjadi bertambah lagi ketika mengetahui bahwa selama ini si ayah menyembunyikan sesuatu dari mereka. Bahwa si ayah ternyata memiliki keluarga lainnya. Hal ini pasti membuat mereka juga sangat terpukul. Dan membuat mereka merasa sangat dikhianati. Aku bisa memaklumi sikap mereka yang menolak mentah-mentah kehadiran keluarga lain itu. Satu-satunya yang mungkin bisa disalahkan adalah almarhum yang sudah "say bye-bye" itu. Tapi apa hendak dikata, dia sudah memutuskan segala urusan dunianya.
Kembali ke dua orang janda, yang seumuran aku itu, dengan masing-masing satu anak perempuannya, dari dua latar belakang yang berbeda, tapi ternyata mereka memiliki satu kesamaan. Bahwa ternyata mereka adalah istri muda- istri muda yang dinikahi secara siri. Tidak ada catatan pernikahan resmi mereka. Dan ini ternyata adalah bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Dengan kematian si suami segala hubungan menjadi terputus begitu saja. Tidak ada hak-hak dia dan anak sedikitpun dalam hal kekerabatan maupun warisan. Bahkan haknya untuk datang memberikan penghormatan terakhir saja begitu susah untuk dilakukan. Apa yang bisa kita petik? Bahwa every dharma has it karma,..semua perbuatan itu ada akibatnya. Kebahagiaan yang diraih dengan cara mengorbankan kebahagiaan orang lain tidak akan pernah abadi. Apa yang mereka lakukan selama ini, pernikahan diam-diam, pernikahan rahasia, pernikahan siri itu, yang terasa begitu indah pada awalnya,ternyata membawa banyak kesengsaraan dikemudian harinya. Perempuan-perempuan yang tergiur dengan harta, bersedia dinikahi secara siri oleh pria-pria tua yang telah berkeluarga. Mereka ingin kemapanan dengan cara instant. Dan pada akhirnya, disini terlihat bahwa yang paling dirugikan adalah pihak perempuan. Bayangkan, keberadaannya sebagai istri selalu disembunyikan, tidak ingin sampai ketahuan. Kemudian, setelah mengandung, melahirkan dan membesarkan anak, jika tiba-tiba ditengah jalan ditinggalkan begitu saja, entah itu karena ditinggal pergi ataupun ditinggal mati, tidak banyak yang dapat dia lakukan. Apalagi jika dia hanya seorang istri yang tidak bekerja yang benar-benar mengandalkan hidupnya dari pemberian si suami. Kepergian suami tidak hanya mendatangkan duka yang mendalam tapi juga mengobrak-abrik perekonomian rumah tangga. Sementara disaat yang sama di tidak bisa mengadu kemana-mana, tidak bisa menuntut kemana-mana. Sungguh tragis. Dan sungguh kejam ketika mereka memutuskan untuk punya anak yang keberadaannya antara ada dan tiada. Artinya anak yang ada tidak pernah mendapatkan kepastian hak-haknya secara hukum negara maupun agama.
Alangkah egois-nya karena perempuan-perempuan ini tidak pernah memikirkan sebelumnya bahwa keberaniannya mempertaruhkan perkawinan tanpa pencatatan baik secara hukum maupun agama bisa membawa kesedihan, kesusahan dan kesengsaraan bagi anaknya kelak. Berfikir sebelum melakukan sesuatu karena "every dharma has it karma..."
Monday, June 28, 2010
Sunday, June 27, 2010
demam bola
Tidak pernah terbayangkan jika sepakbola bisa menyatukan dunia. Ya, benar. Ajang piala dunia benar-benar menyatukan segala macam bentuk perbedaan. Tidak ada lagi perbedaan suku,bangsa,ras dan agama. Semua larut dalam kegembiraan pertandingan skala dunia ini. Sudah sering aku dengan jargon seperti ini, tapi kali ini aku benar-benar merasakan arti dari jargon itu. Seiring dengan pertandingan bola yang semakin mengerucut untuk memperebutkan posisi pertama, bersamaan dengan itu juga terasa kekompakan dan persaudaraan bagi yang membela tim yang sama. Dan indahnya,.. meskipun berseberangan dengan penggemar tim yang berbeda, tidak pernah terjadi permusuhan. Tiap kali ada penggemar yang tim kesayangannya kalah, mereka bisa menerima dengan lapang dada. Bahkan tidak jarang penggemar tim yang menang berusaha untuk menghibur. Semangat sportivitas begitu dijunjung tinggi baik oleh pemain maupun oleh penonton. Terasa begitu indah semuanya. Terasa bahwa semua manusia itu bersaudara. Seperti yang aku alami kali ini,..beberapa teman lama, teman di masa sekolah dasar, yang kini hidup ditempat yang berbeda, dengan latar belakang yang berbeda, dengan pekerjaan yang berbeda, dengan hobbi yang berbeda, tiba-tiba larut dalam keriangan yang sama. Ya,..event piala dunia. Jika biasanya kami begitu sibuk dengan urusan masing-masing, kali ini semua mendadak bisa menyempatkan diri untuk membahas pertandingan demi pertandingan. Saling meledek, saling memanas-manasi, saling mendukung, hingga akhirnya saling menghibur. Semua mendadak jadi dekat. Semua mendadak jadi seperti saudara. Begitu sederhana namun begitu indah. Ternyata bola bisa menjadi perekat antar manusia. Seandainya damai ini terus-menerus ada dan bisa menyelimuti seluruh dunia, alangkah luar biasanya. Seolah-olah perang pun bisa menghilang dari muka bumi ini hanya dengan keajaiban sebuah pertandingan sepak bola,..
Tuesday, June 22, 2010
Jakarta Fair 2010
Sudah 17 tahun tinggal di jakarta, belum pernah sekalipun aku datang ke Pekan Raya Jakarta. Tahun ini aku bertekad untuk berkunjung ke event terbesar di Jakarta ini. Dan hari minggu kemaren akhirnya kunjunganku bisa terealisasi
Pekan Raya Jakarta, Indonesian Fair apapun namanya,..tidak pernah aku mengira jika event ini menjadi event terbesar dan yang paling ditunggu , oleh seluruh masyarakat. Semua tumplek disini,..dari yang kaya sampai yang sangat sederhana, dari yang tua sampai yang muda, dari yang sehat sampai yang kurang sehat dari yang kurus sampai yang gemuk, dari yang cantik sampai yang jelek, dari yang laki sampai yang perempuan, semuanya tumpah ruah ditempat ini. Tidak heran jika mobil harus antri panjang bahkan tidak jarang macet total di gerbang masuknya. Tapi aku suka, aku kagum dan aku bangga dengan event ini. Pandangan bahwa hajatan ini norak, kampungan dan murahan serta merta terhapus. Semua terorganisir dengan baik dan tampaknya semakin kedepan semakin lebih baik. Kamar kecil tersedia banyak dengan air yang berlimpah dilengkapi dengan toilet tissue dan bahkan towel tissue segala. Tempat sampah juga tersedia dimana-mana dengan petugas kebersihan yang tidak henti-hentinya bekerja memastikan tidak ada yang berserakan ataupun kepenuhan.Bisa di acungkan jempol untuk semuanya; penyelengara, peserta, petugas maupun pengunjung yang ada. Teruskan kerja bagus ini.

Dengan harga tiket masuk yang cukup murah; 15 ribu perak pada hari kerja (weekday) dan 20 ribu perak pada akhir pekan (weekend) dimana tiket itu mencakup voucher-voucher diskon untuk pembelian pada gerai-gerai tertentu, misalnya gratis satu donat untuk pembelian satu buah donat di gerai dunkin, atau dengan menambah rp 3.500 bisa dapat teh botol sosro dan happy jus di gerai sosro, atau diskon belanja 10% di gerai souvenir, dan masih banyak lagi. Jadi kalau dihitung-hitung uang tiket yang 20 ribu perak itu sudah balik lagi,..always love special price, hahhaha...

Di pintu masuk gerbang F pertama kali kita disambut dengan wahana permainan untuk anak-anak, persembahan dari FunWorld. Sebagian besar orang tua yang membawa anak-anak terlihat gembira disini. Bahkan di tiket masuknya juga tersedia voucher yang bisa ditukarkan dengan token untuk bermain di wahana-wahana yang ada. Isn't fun?

Aaahhh,..ini dia yang paling dicari,..DISKON!!!! Can you see that sign: UP TO 80%,..dan untuk produk fashion ada beragam merek dengan diskon yang juga gila-gilaan, mau merek apa saja ada,sebut saja LEVI'S yang UP TO 70%, juga OCEAN PACIFIC-O'NEILL yang up to 70% bahkan price start rp 5.000,- (sinting nggak sih?.. and due to a have a teenager, i spent much enough money in this shop,..rrrrrhhhh...)juga ada HAMMER, POINT ONE, BOSSINI, ETC...ETC..tinggal dipilih,.dipilih...hihihi...

Booth yang terlihat luas dan paling ramai dikunjungi adalah sepeda motor. Menunjukan betapa tingginya minat masyarakat terhadap benda ini. Jangan heran kalau nanti setelah event ini berakhir jumlah pengendara sepeda motor semakin bertambah lagi, dan lagi, dan lagi,..sigh...

Ada sekaleng raksasa biskuit khong guan, biskuit legendaris, jadi ingat jaman masih teka dulu,..hihihi...

Ada banyak produk-produk baru yang siap bersaing di pasar yang sudah ada. Mulai dari minuman energi, teh celup, susu, biskuit yang mereknya entah berantah, tapi aku yakin dengan jumlah penduduk yang besar dan daya beli yang cukup bagus saat ini, kehadiran mereka juga sangat berarti sebagai alternatif baru dan bisa menjadi opsi pilihan lain, dalam konsumsi masyarakat kita saat ini.

Di Hall lain terlihat UKM dan wakil dari propinsi-propinsi yang menyuguhkan produk unggulannya. Seperti propinsi Babel yang dan menjual batu-batu meteorit, propinsu Sulut yang menjual ikan asap, yang namanya aku lupa :P, atau propinsi-propinsi lain yang saling menampikan ciri khas daerahnya masing-masing. Dan entah mengapa aku kok malah memotret booth Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini. Apa karena kasus ariel ya? Tapi rasanya enggak, kok. Ya sudahlah,.. terserah yang motoin aja,..hahahha...

Sempat terpesona beberapa saat didepan band yang sedang tampil ini. Nama band-nya juga aku tidak tahu. Tapi yang jelas mereka menyanyikan lagi-lagi trash metal. Lumayanlah untuk sekedar bernostalgia ke masa-masa muda dulu, jaman-jaman masih sma dengan lagu-lagu sepultura,.. :P
Dan yang terakhir, yang paling menyedot perhatian adalah kedua barang yang gambarnya terlampir dibawah ini. Mau pilih yang mana ya,..(halagh,..kesannya,..kayak yang punya uang ajah,.. :P..hehehehe..) Ada yang mau mbeliin nggak yah?!.. hahaha...

Pekan Raya Jakarta, Indonesian Fair apapun namanya,..tidak pernah aku mengira jika event ini menjadi event terbesar dan yang paling ditunggu , oleh seluruh masyarakat. Semua tumplek disini,..dari yang kaya sampai yang sangat sederhana, dari yang tua sampai yang muda, dari yang sehat sampai yang kurang sehat dari yang kurus sampai yang gemuk, dari yang cantik sampai yang jelek, dari yang laki sampai yang perempuan, semuanya tumpah ruah ditempat ini. Tidak heran jika mobil harus antri panjang bahkan tidak jarang macet total di gerbang masuknya. Tapi aku suka, aku kagum dan aku bangga dengan event ini. Pandangan bahwa hajatan ini norak, kampungan dan murahan serta merta terhapus. Semua terorganisir dengan baik dan tampaknya semakin kedepan semakin lebih baik. Kamar kecil tersedia banyak dengan air yang berlimpah dilengkapi dengan toilet tissue dan bahkan towel tissue segala. Tempat sampah juga tersedia dimana-mana dengan petugas kebersihan yang tidak henti-hentinya bekerja memastikan tidak ada yang berserakan ataupun kepenuhan.Bisa di acungkan jempol untuk semuanya; penyelengara, peserta, petugas maupun pengunjung yang ada. Teruskan kerja bagus ini.
Dengan harga tiket masuk yang cukup murah; 15 ribu perak pada hari kerja (weekday) dan 20 ribu perak pada akhir pekan (weekend) dimana tiket itu mencakup voucher-voucher diskon untuk pembelian pada gerai-gerai tertentu, misalnya gratis satu donat untuk pembelian satu buah donat di gerai dunkin, atau dengan menambah rp 3.500 bisa dapat teh botol sosro dan happy jus di gerai sosro, atau diskon belanja 10% di gerai souvenir, dan masih banyak lagi. Jadi kalau dihitung-hitung uang tiket yang 20 ribu perak itu sudah balik lagi,..always love special price, hahhaha...
Di pintu masuk gerbang F pertama kali kita disambut dengan wahana permainan untuk anak-anak, persembahan dari FunWorld. Sebagian besar orang tua yang membawa anak-anak terlihat gembira disini. Bahkan di tiket masuknya juga tersedia voucher yang bisa ditukarkan dengan token untuk bermain di wahana-wahana yang ada. Isn't fun?
Aaahhh,..ini dia yang paling dicari,..DISKON!!!! Can you see that sign: UP TO 80%,..dan untuk produk fashion ada beragam merek dengan diskon yang juga gila-gilaan, mau merek apa saja ada,sebut saja LEVI'S yang UP TO 70%, juga OCEAN PACIFIC-O'NEILL yang up to 70% bahkan price start rp 5.000,- (sinting nggak sih?.. and due to a have a teenager, i spent much enough money in this shop,..rrrrrhhhh...)juga ada HAMMER, POINT ONE, BOSSINI, ETC...ETC..tinggal dipilih,.dipilih...hihihi...
Booth yang terlihat luas dan paling ramai dikunjungi adalah sepeda motor. Menunjukan betapa tingginya minat masyarakat terhadap benda ini. Jangan heran kalau nanti setelah event ini berakhir jumlah pengendara sepeda motor semakin bertambah lagi, dan lagi, dan lagi,..sigh...
Ada sekaleng raksasa biskuit khong guan, biskuit legendaris, jadi ingat jaman masih teka dulu,..hihihi...
Ada banyak produk-produk baru yang siap bersaing di pasar yang sudah ada. Mulai dari minuman energi, teh celup, susu, biskuit yang mereknya entah berantah, tapi aku yakin dengan jumlah penduduk yang besar dan daya beli yang cukup bagus saat ini, kehadiran mereka juga sangat berarti sebagai alternatif baru dan bisa menjadi opsi pilihan lain, dalam konsumsi masyarakat kita saat ini.
Di Hall lain terlihat UKM dan wakil dari propinsi-propinsi yang menyuguhkan produk unggulannya. Seperti propinsi Babel yang dan menjual batu-batu meteorit, propinsu Sulut yang menjual ikan asap, yang namanya aku lupa :P, atau propinsi-propinsi lain yang saling menampikan ciri khas daerahnya masing-masing. Dan entah mengapa aku kok malah memotret booth Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini. Apa karena kasus ariel ya? Tapi rasanya enggak, kok. Ya sudahlah,.. terserah yang motoin aja,..hahahha...
Sempat terpesona beberapa saat didepan band yang sedang tampil ini. Nama band-nya juga aku tidak tahu. Tapi yang jelas mereka menyanyikan lagi-lagi trash metal. Lumayanlah untuk sekedar bernostalgia ke masa-masa muda dulu, jaman-jaman masih sma dengan lagu-lagu sepultura,.. :P
Dan yang terakhir, yang paling menyedot perhatian adalah kedua barang yang gambarnya terlampir dibawah ini. Mau pilih yang mana ya,..(halagh,..kesannya,..kayak yang punya uang ajah,.. :P..hehehehe..) Ada yang mau mbeliin nggak yah?!.. hahaha...
Sunday, April 25, 2010
moscow circus at summarecon serpong
Gembira rasanya ketika pengembang di komplek perumahan mengundang sirkus dari moscow beserta oriental sirkus taman safari untuk memanjakan penghuninya. Apalagi harga tiket masuk yang bervariasi membuat kita mudah untuk memutuskan pilihan. Harga mulai dari 50 ribu hingga 350 rb, untuk pembelian menggunakan debit bca buy 1 get 1 di hari kerja dan hanya diskon 20% untuk diakhir pekan dan hari libur nasional. Sedangkan pembelian dengan alat bayar selain itu berlaku harga normal. Karena bukan musim liburan aku tidak bisa mengajak anak-anak di hari kerja yang berarti aku gagal mendapatkan harga buy 1 get 1,..huuuuuuu,..dasar emak-emak..! Jadilah aku memilih hari sabtu tanggal 24 april sebagai hari nonton sirkus. Senangnya,... aku bahkan malah terlihat lebih senang dibandingkan dengan anak-anakku,.. maklum wong ndeso,. :)
Gerbang masuk ke areal sirkus sebagaimana terlihat dari bagian dalam
Tenda besar ciri khas pertunjukan sirkus dimana-mana
Papan direktori yang memberikan petunjuk arah bagi para pengunjung
Areal bermain untuk anak-anak
Salah satu pertunjukan yang menakjubkan dari moscow circus oleh gadis cilik berusia 8 tahun

Lagi-lagi si gadis cilik mempertontonkan keahliannya,..
Gadis ini mempertontonkan aksinya dengan puluhan hulla hoop sambil menarikan flamenco,.. so sexy,..
Aksi tarian dengan diketinggian dengan menggunakan selendang panjang oleh pasangan ini benar-benar mendebarkan. Tapi untuk semua pertunjukan diatas ketinggian tidak diizinkan memotret karena cahaya flash dari kamera di khawatirkan dapat mengganggu pengelihatan maupun konsentrasi mereka, jadi ya cuma seginilah yang bisa difoto,..hiks..!
Thursday, April 15, 2010
menggelembung tak terkendali
sekembali dari jepang terjadi sesuatu yang aneh. tiba-tiba semua pakaianku menciut. mulai dari t-shirt, jeans, skirt, hot pants, dress,hingga under wear, semua menjadi sempit. apakah terjadi sesuatu di dalam lemari pakaian selama kepergianku hingga semua jadi mengecil. apakah ada hantu mengkerut kurang kerjaan hingga iseng bikin ciut pakaianku. nggak mungkin. must be something wrong, tapi apa? apa yang "so wrong" hingga ini hal seperti ini terjadi. dengan mata setengah dipejamkan aku naik keatas timbangan. jarum menunjukkan angka 52kg. WHAT...?! dari timbangan awal 47kg and now 52kg. berarti aku naik sekitar 5kg? Tidaaaakkkk.
Akhirnya aku merasakan juga ketakutan yang sering dialami wanita-wanita lain selama ini. takut gemuk! hahaha....
Akhirnya aku merasakan juga ketakutan yang sering dialami wanita-wanita lain selama ini. takut gemuk! hahaha....
Sunday, April 4, 2010
a really really good food
YAKINIKU MEIGETSU
Menemukan makanan halal di Jepang sungguh susah. Seringnya kami makan dengan bento yang tersedia di swalayan ataupun kios-kios bento yang banyak bertebaran di sepanjang jalan. Tiap kali mau masuk ke restoran, langkah kami selalu terhenti setelah melihat gambar, atau logo, ataupun tulisan kanji "buta" yang artinya "babi" Jadilah kami berhari-hari tidak makan daging. Hanya memakan ikan,cumi,udang dan ayam. Tapi kalo ditelusuri lagi kami juga tidak seratus persen yakin dengan ke-halal-an makanan-makanan yang kami makan. Kenapa? Karena meskipun kami tidak benar-benar memakan babi, tapi apakah didalam bumbu masakan ataupun minyak ataupun penyedap, benar-benar tidak mengandung babi. Entahlah. Yang penting kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencari halal food. Mudah-mudahan Allah mengampuni jika kami ada salah-salah makan. Hiks,..
Hingga pada malam itu,.. menyusuri Nagaregawa and Yagenbori District yang terkenal dengan tempat makan dan minumnya. Sebenarnya tidak hanya itu. Kawasan ini juga terkenal dengan tempat hiburan malamnya. Mungkin kalau di Jakarta ibaratnya seperti kawasan kota ya?..hihihi. Pemandangan dengan kerlap-kerlip lampu di kiri dan kanan jalan. Ada pachinko, ada bar, ada pub, ada nite club, ada macam-macam pokoknya. Ketika mulai menyadari bahwa tempat ini tidak cocok untuk anak-anak (dan memang malam itu kami-lah satu-satunya pasangan yang membawa anak-anak) kami segera bergegas untuk menjauhi kawasan itu. :0
Beruntung tidak lama kemudian kami menemukan restoran korea dengan gambar sapi di logonya. Aha,.. akhirnya,.. ketemu daging lagi,.. Kami pun langsung memesan daging sapi terbaik yang mereka punya. Taddddaaaaaa,.....
Satu plate yang diisi dengan 6 slices daging sapi segar ini, benar-benar luar biasa. Dari kejauhan saja sudah terlihat perpaduan sempurna antara serat daging dengan lemak dagingnya. Perbandingannya hampir 50-50. Dan bayangkan betapa lembutnya daging ini setelah di bakar sebentar saja. Really tender and juicy. (hum,glek..sambil mengetik aku menelan air ludah yang mendadak membanjir,..oooohhhh) Inilah daging sapi ter-enak yang pernah kami makan. Semua sepakat kalau ini adalah the best ever,.. "Outback nggak ada apa-apanya, pi...!!, seru anak-anak. Kurang ajar,.. kok lidahnya pada hidup semua ya,..tau bener sama makanan enak,.. :P
Tapi kalau dipikir-pikir,..daging ini saja sudah enak banget bagi kita-kita. Gimana kalau 'Kobe Beef" ya?.. yang ada kalau kita dikasih Kobe Beef, begitu potongan dagingnya masuk ke mulut, langsung pada pingsan semua barangkali. Pingsan karena tidak sanggup menahan rasa enak-nya. hahahahhaha....
Untuk sapi setengah mentah, tidak ada lagi pasangan yang paling cocok selain beer dingin. Sebenarnya wine lebih perfect. Tapinya kan mahal. Jadi beer dingin "Asahi" ini benar-benar melengkapi kesempunaan kelezatan makanan tadi.
Lihat gambar perempuan yang tertunduk malu diatas?.. Dia menundukkan kepalanya karena tertangkap basah sedang menikmati beer dinginnya. Wajahnya sengaja dibuat "blur" untuk melindungi identitas aslinya,..huahahhaha.... kapokmu kapan,..
Tapi,..tunggu dulu para pembaca yang budiman. Jangan keburu dibakar emosi. Lihatlah bukti otentik yang tertera diatas. 0,00 % untuk Asahi beer yang inge minum. Harganya 450 yen, itu lebih kurang sekitar 45 ribu rupiah. Oh,.. i really love this,.. 0% alkohol,. wink..wink..
Dan sekarang lihatlah wajah-wajah congok alias rakus yang telah mengosongkan hampir semua piring-piring diatas meja. Dan piring yang dipegang oleh mrs. Agung adalah plate daging yang ketiga yang akan dimakannya. Sementara dua gelas beer telah kosong isinya. No wonder she gained 5 kilos since back from japan,.. wuuuuiiiiihhhh,...
Okay deh,.. c u on our other stories,...bye..bye....
Menemukan makanan halal di Jepang sungguh susah. Seringnya kami makan dengan bento yang tersedia di swalayan ataupun kios-kios bento yang banyak bertebaran di sepanjang jalan. Tiap kali mau masuk ke restoran, langkah kami selalu terhenti setelah melihat gambar, atau logo, ataupun tulisan kanji "buta" yang artinya "babi" Jadilah kami berhari-hari tidak makan daging. Hanya memakan ikan,cumi,udang dan ayam. Tapi kalo ditelusuri lagi kami juga tidak seratus persen yakin dengan ke-halal-an makanan-makanan yang kami makan. Kenapa? Karena meskipun kami tidak benar-benar memakan babi, tapi apakah didalam bumbu masakan ataupun minyak ataupun penyedap, benar-benar tidak mengandung babi. Entahlah. Yang penting kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencari halal food. Mudah-mudahan Allah mengampuni jika kami ada salah-salah makan. Hiks,..
Hingga pada malam itu,.. menyusuri Nagaregawa and Yagenbori District yang terkenal dengan tempat makan dan minumnya. Sebenarnya tidak hanya itu. Kawasan ini juga terkenal dengan tempat hiburan malamnya. Mungkin kalau di Jakarta ibaratnya seperti kawasan kota ya?..hihihi. Pemandangan dengan kerlap-kerlip lampu di kiri dan kanan jalan. Ada pachinko, ada bar, ada pub, ada nite club, ada macam-macam pokoknya. Ketika mulai menyadari bahwa tempat ini tidak cocok untuk anak-anak (dan memang malam itu kami-lah satu-satunya pasangan yang membawa anak-anak) kami segera bergegas untuk menjauhi kawasan itu. :0
Beruntung tidak lama kemudian kami menemukan restoran korea dengan gambar sapi di logonya. Aha,.. akhirnya,.. ketemu daging lagi,.. Kami pun langsung memesan daging sapi terbaik yang mereka punya. Taddddaaaaaa,.....
Tapi kalau dipikir-pikir,..daging ini saja sudah enak banget bagi kita-kita. Gimana kalau 'Kobe Beef" ya?.. yang ada kalau kita dikasih Kobe Beef, begitu potongan dagingnya masuk ke mulut, langsung pada pingsan semua barangkali. Pingsan karena tidak sanggup menahan rasa enak-nya. hahahahhaha....
Okay deh,.. c u on our other stories,...bye..bye....
Saturday, April 3, 2010
HIROSHIMA CITY ; children's peace monument
Children of the World Peace Monument
Sponsor: Hiroshima childrena and students association for the creation of peace.
Design: Kazuo Kikuci, Profesor Tokyo National University of Fine Arts and Music

This monuments stands in memory of all children who died as a result of the Atomic bomb of Hiroshima. The monument was originnaly inspired by the death of Sadako Sasaki, who was exposed to the radiation from the Atomic bomb at the age of two. Ten years later Sadako developed leukemia that ultimately ended her life. Sadako’s untimely death compelled her classmate to begin a call for the construction of monument for all children who died due to the Atomic bomb. Built with contributions from more than 3.200 school in Japan and donors in 9 countries, The Children Peace Monument was enveiled on May 5, 1958

The bell and golden crane suspended inside the monument are replicas producen in 2003.
On the surface of the bell hung inside the monument pharases:
"A thousand Paper Cranes" and "Peace on the Earth and in the Heaven"
Are carved in the handwriting of DR Hideki Yukawa, Nobel Prize Laureate in Physics.




The encryption on the stone block under the monument reads :
"This is our cry. This is our prayer. For building peace in this world"
Sponsor: Hiroshima childrena and students association for the creation of peace.
Design: Kazuo Kikuci, Profesor Tokyo National University of Fine Arts and Music
This monuments stands in memory of all children who died as a result of the Atomic bomb of Hiroshima. The monument was originnaly inspired by the death of Sadako Sasaki, who was exposed to the radiation from the Atomic bomb at the age of two. Ten years later Sadako developed leukemia that ultimately ended her life. Sadako’s untimely death compelled her classmate to begin a call for the construction of monument for all children who died due to the Atomic bomb. Built with contributions from more than 3.200 school in Japan and donors in 9 countries, The Children Peace Monument was enveiled on May 5, 1958
The bell and golden crane suspended inside the monument are replicas producen in 2003.
On the surface of the bell hung inside the monument pharases:
"A thousand Paper Cranes" and "Peace on the Earth and in the Heaven"
Are carved in the handwriting of DR Hideki Yukawa, Nobel Prize Laureate in Physics.
The encryption on the stone block under the monument reads :
"This is our cry. This is our prayer. For building peace in this world"
Subscribe to:
Posts (Atom)