Wednesday, November 26, 2008

Cowboy Show at Taman Safari

Waktu jalan-jalan ke Taman Safari kemaren ternyata ada bonus COWBOY SHOW. Awalnya tidak kepengen untuk menonton pertunjukannya. Biasalah,..dengan entengnya bilang,.."Alah paling juga drama pake acara dar der dor ala cowboy gitu. Pasti nggak baguslah,...Dan seperti biasa keajaiban Tuhan terjadi,..semuanya berbalik...kita kualat dengan mengatakan pertunjukannya pasti bakalan jelek, karena kenyataanya pertunjukan yang kita tonton benar-benar bagus dan berkwalitas. Dengan dibintangi oleh para karyawan Taman Safari beserta hewan-hewan yang juga member Taman Safari dan sutradara dari Australi (kalau tidak salah,..)plus special efek (seperti ledakan, kobaran api, tembakan, cipratan air yang mengenai penonton hingga adegan jatuh dari ketinggian ) tontonan itu mengundang decak kagum. Semua digarap dengan serius. Bravo..!

Ketiga gambar bangunan dibawah ini mewakili wajah Cowboy Town





Seperti layaknya cerita dalam film-film cowboy yang pasti ada sheriff, deputy sheriff, bandits, orang-orang indian, dan gadis-gadis. Adegan dibuka dengan keributan dilakukan oleh para banditos.






Kuda yang dinaiki indian itu bisa melakukan gerakan berguling-guling,..lucu sekali

Special efek berupa ledakan dan kobaran api harus digarap dengan sangat hati-hari karena cukup berbahaya. Rasa panas dari semburan api bahkan terasa hingga kebangku penonton.

Kelima gambar dibawah akan memperlihatkan detik-detik sebelum adegan ledakan
Lihat peledak bo'ongan yang dipegang tangan kanannya
Bersiap-siap untuk melemparkan peledak
Sang deputi sheriff mencoba untuk mencegah tetapi apa daya, peledak telah dilempar kedalam bangunan kandang
Dan akhirnya ledakan tetap terjadi...
Ini yang paling lucu,..tidak lama setelah itu keluar berbagai macam jenis hewan yang seolah-olah sedang berlalu menyelamatkan diri. Mulai dari kambing,ayam,bebek,angsa,kalkun, dan segala jenis hewan peliharaan...


Adegan meluncur dan terjatuh dari ketinggian
Adegan elang yang terbang dan menghampiri tubuh yang tergolek ini benar-benar dramatis
Dua adegan terakhir,..meledak,..terbakar...
dan,..ambruk....! The End....
Terimakasih,..dan sampai jumpa....

Terima kasih untuk sang sutradara..., Thank you, sir...you presented a very good performance!

Yes, we love animal

Jalan-jalan ke Taman Safari sampai kapanpun tetap menyenangkan bagiku. Juga bagi anak-anakku. Juga bagi suamiku. Entah karena memang tempatnya yang menyenangkan atau memang kitanya yang memang kegilaan jalan-jalan. Pokoknya bagi keluarga kecilku yang memang suka segala jenis binatang,..Taman Safari tempat yang paling tepat untuk gemes-gemesan dengan binatang.
Sebagai sesama penggemar binatang, Steve Irwin memang idola kami sekeluarga. Hehehe..

Perkenalkan, orang utan dibawah ini bernama Adam. Dia sungguh menggemaskan...






Ternyata Adam enggan untuk berpisah dengan kami,..

My angels-My lovely sister-and Adam...

Aku suka ketiganya..

Seorang ayah diantara 2 anak kandung dan 1 anak tirinya..

Kembar srikandi sedang memangku macan. Hihihi,...

Sebagai seseorang yang berbintang Leo dan bershio Macan,..kedua hewan tampan ini benar-benar mewakili karakterku,..halah,..apa coba?!...*
Dia bernama Leon

Dan dia bernama Robin

Dan malam itu ketika tidur aku mimpi bertemu dengan kedua pangeran tampan diatas: Leon dan Robin......I Love You...

save rhino




"SAVE DABLO! THE JAVAN RHINO" said the kids..

Wednesday, November 19, 2008

Ikut-ikutan ke JIE

Akhirnya kesampaian juga datang ke Japan Indonesia Expo 2008. Meskipun sudah hari terakhir dan tahu pasti akan sangat-sangat ramai pengunjung,..tapi tetap dipaksain datang. Sempat agak kaget juga ketika menyadari betapa dalamnya peran Jepang dalam seluruh aspek kehidupan kita.


Tidak banyak yang bisa aku dokumentasikan kecuali yang memang benar-benar menarik bagiku pribadi salah satu diantaranya adalah rumah hemat energi ini
Dan impian bahwa suatu hari akan ada kereta api ini di negeri kita tercinta. Shinkansen Indonesia, sehingga masalah kemacetan yang selalu dijadikan kambing hitam hanyalah tinggal sejarah. Tapi entah berapa puluh tahun lagi itu akan menjadi kenyataan
Shinkansen Indonesia. Future Rail Journey Starts From Here,...becoming...Future Rail Journey Far From Here...

Antique dan ramah lingkungan karena motor keluaran Yamaha ini bertenaga listrik.
















Dan cosplay bersliweran dimana-mana
Sempat bingung antara Harajuku dan Jakarta, he-eh
Dan ini yang paling produktif. Robotik.
Sempat surprised ketika menemukan PCR menjadi salah satu peserta. Pasti Mbak Lukie dan Mbak Ira merasa bangga dengan mahasiswa2nya ini.


Hanya sekitar satu jam setengah kami di JIE ini, karena keadaan yang sangat-sangat ramai dan khawatir dengan keselamatan anak-anak, makanya kami memilih untuk buru-buru pulang saja. Mungkin tahun depan kami akan datang lebih awal masa eksebisi daripada datang pada hari terakhir,..*sigh..*

Thursday, November 13, 2008

Where the stories began...

Disinilah sebagian dari tulisan-tulisan itu diketik dan diedit,...dibagasi belakang mobil,...Hhhhh,...



Ditemani oleh sahabat sejati dan sumber inspirasi: Benayu Hagie



Lokasi :
- kadang di pelataran parkir BTB, dibawah pohon Rambutan
- kadang di pelataran parkir puskesmas Pondok Aren, dibawah pohon Asem

Monday, November 10, 2008

Bikin SIM

Ini salah satu bentuk ke-dodol-an ku lagi. Ternyata sejak bulan agustus lalu tepatnya pada hari hari ulangtahunku, Surat Ijin Mengemudi-ku telah habis masa berlakunya. Dan ternyata mulai dari saat itu hingga seminggu yang lalu aku mengantongi SIM yang telah hangus. Well,..itu juga yang menyadarinya pertama kali anakku Benayu yang memang hobi bongkar-bongkar tas dan dompet-ku. Tiba-tiba dia berteriak,"Sim mami udah expired mam,..." Hah?! Terang saja aku kaget. Dan keesokan harinya aku langsung berangkat untuk mengurus perpanjanganannya di Polres.

Hari sabtu, diminggu terakhir dibulan Oktober aku terdampar di tengah-tengah kerumunan orang yang mengurus berbagai surat di Polres Tangerang. Untuk menambah rasa percaya diri, aku memaksa suami untuk ikut menemani. Agak nervous juga kalau harus berangkat sendiri karena biasanya sesampainya di tempat biasanya langsung dikerumuni oleh calo-calo pengurusan. Padahal kali ini aku bertekad untuk tidak menggunakan jasa calo. Apapun yang terjadi aku akan mengurus semuanya sendiri. Dan ini juga wujud dari tekad untuk memberantas korupsi,...taela,...

Aku kira urusannya tidak akan lama karena aku hanya memperpanjang, bukan pengajuan pembuatan sim baru. Tapi apa mau dikata, ternyata sim lama ku itu masuk dalam rayon Jakarta, sehingga jika ingin memperpanjang harus ke kantor Polres Jakarta Barat yang terletak di Jalan Daan Mogot. Haduh,...ini pasti akan sangat menyita waktu dan menguras tenaga jika harus kesana. Disamping jalanannya maceeet,..disana juga ramai seeeekali. Akhirnya aku putuskan untuk mengajukan pembuatan SIM baru di Polres Tangerang. Dan ini berarti aku harus mengikuti semua prosedur dari awal. Mulai dari
mengurus surat keterangan dokter, ujian tertulis hingga ujian praktek.

Beruntung hari itu hari sabtu dan akhir bulan. Secara tanggal tua juga cukup memberikan pengaruh di jumlah orang yang mengantri. Aku mulai semuanya secara berurutan, fotocopy ktp, menebus surat keterangan dokter, membayar biaya bank, membayar asuransi, hingga akhirnya mengantri untuk ujian tertulis. Jika lulus baru selanjutnya ujian praktek.

Pada saat ujian tertulis, kami berada dalam suatu ruangan dengan jumlah peserta ujian sekitar 20 orang. Ujian berjalan selama 30 menit dengan menjawab pertanyaan di lembaran yang telah disediakan. Aku adalah satu-satunya peserta ujian yang berjenis kelamin perempuan. Hm,..why do i feel so special,...?! hehehehe....
Pemeriksaan hasil ujian juga dilakukan secara transparan. Langsung dihadapan kita dan peserta ujian lainnya. Dari 30 soal yang diajukan, maksimal kesalahan adalah 12 soal. Jadi gampang saja, kalau sampai jawaban kita yang salah lebih dari 12 maka otomatis kita tidak lulus. Silahkan mencoba ikut lagi ujian di minggu depan. Dan aku, dengan kadar pengetahuan berlalu lintas yang pas-pasan, untungnya hanya mengantongi 8 kesalahan jawaban saja. Not bad. Jadi aku berhasil melewati tes tertulis ini. Sulit juga untuk percaya bahwa dari 20 orang peserta ujian tertulis ini hanya 7 orang saja yang bisa lolos. Sisanya,...gagal...

Setelah melewati ujian tertulis, maka saatnya untuk ujian praktek. Ini benar-benar saat yang paling mendebarkan. Bukan apa-apa, tapi mengendarai kendaraan ditempat yang relatif sempit dengan didampingi salah seorang penguji, dan disaksikan beratus pasang mata benar-benar bikin nervous. Ujiannya sendiri berupa menaiki tanjakan sempit dengan tikungan yang patah, parkir ditanjakan berikut menggunakan rem tangan ( hand break ) lalu menanjak lagi,..terus turunan curam, dan terakhir parkir mundur dengan batasan balok kayu yang sempit sekali. Fffff,...


foto ini diambil secara diam-diam oleh hubby, terlihat wajah tegang menjelang eksekusi..eh,..ujian praktek

Aku berada diurutan ke 6. Mulai dari peserta kesatu hingga kelima,...semuanya....GAGAL! Kegagalannya macam-macam; ada yang mobilnya mundur sehabis parkir di tanjakan, ada yang mesin mobilnya bolak-balik mati, ada yang membawa mobilnya endut-endutan, tapi rata-rata semuanya gagal pada saat parkir mundur. Secara balok (bukan cone, lho..)yang ditempatkan 4 disebelah kiri dan 4 disebelah kanan benar-benar ringkih.Mungkin kalau kena angin kencang sedikit juga jatoh. Hm,..Hm,...
Hingga akhirnya,..tiba giliranku,...OOOOOOW,...OOOOOOW.....

Dari awal aku berusaha untuk kelihatan percaya diri agar tidak terlalu gugup. Dan sebagai satu-satunya perempuan, kelihatan sekali kalau mereka menganggap remeh padaku. Huh,..
Naik ke mobil ujian, sang penguji memberikan sedikit wejangan kepadaku, "Sudah lihatkan tadi rutenya seperti apa. Jadi silahkan mengulang kembali persis seperti rute yang telah ditunjukkan" Dan setelah membaca Bismilah aku men-starter mobil. Aku langsung menjalankan mobil seperti biasanya,..bahkan ketika menikung pun aku sedikit agak kencang sehingga si Penguji yang duduk disebelahku berpegangan erat-erat pada sandaran kursiku,....Stop! katanya, ketika aku berada persis ditengah-tengah tanjakan. Akupun langsung berhenti dan memasang rem tangan. Yak,..sekarang jalan! katanya lagi. Aku pun menuruti perintahnya dan segera kembali ketempat semula kami mulai. Ok, sekarang kita coba parkir mundur! katanya lagi. Aku menurut,..dan mobilpun terparkir dengan sempurnanya. Hooreeee.... berhasil!

"Selamat ya,...mbok yo yang dari tadi tu semua pada kayak begini. Kan saya juga enak,...kata si Penguji. Ketika turun dari mobilpun kembali diberikan ucapan selamat oleh salah seorang penguji lain. "Selamat ya,..biarpun satu-satunya cewek tapi malah menjadi satu-satunya yang lulus..." Karena ternyata peserta terakhir yang berada diurutan ketujuh, yang diuji setelah aku,..juga gagal! Halah,..Ini sebenarnya gaya apa sih,..ujian sim saja kok pakai acara ucapan congrat-congrat segala. Hihihihi...
Sebaliknya tidak sedikit yang mencap aku seperti supir angkot, termasuk suamiku. Biar saja,..ingat pepatah; anjing menggonggong kafilah berlalu, ciee..

Tapi terus terang jauh dilubuk hatiku aku merasa sangaaat bangga. Ternyata kemampuan mengemudiku memang lumayan. HUUUUUUUU....
Dan tidak malu-maluin juga kalau ngaku sebagai penggemar offroad. HUUUUUU....
Ya iyalah,...masak offroader SIM-nya nembak,..HUUUUUUU.....

Btw,...
ini sekedar informasi untuk teman-teman,
Jangan takut untuk berurusan dengan kantor polisi.
Dan sedapat mungkin jangan menggunakan jasa para calo pembuat sim atau stnk atau apalah,..karena sekarang urusan seperti itu sudah sangat gampang. Bisa selesai dalam hitungan jam. Dan disaat-saat harus mengencangkan ikat pinggang, cara ini juga termasuk penghematan. Kemarin saja total biaya yang aku keluarkan hanya Rp 100 ribu saja. Bayangkan jika menggunakan jasa calo yang mematok harga mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu. Jauh lebih hematkan....

....sepenggal dialog antara inge dengan petugas bagian photo SIM:
petugas : Sudah berapa lama mengendarai mobil mbak
inge : Sudah lama sekali mas,...
petugas : Kok nyetirnya bisa lancar gitu?
inge : Wong tiap hari saya mesti menjemput anak-anak pulang sekolah mas
petugas : Oh,..pantes...
inge : Saya boleh merapikan rambut dulu mas?
petugas : Oh,..silahkan
inge : Rambutnya bagusan dikuncir atau dilepas?
petugas : terserah...
inge : Mendingan pakai kaca mata atau nggak usah
petugas :....AAARRRRGGGGGGHHHHH!!!!!!....
inge : Ya,..ya,ya..OK..OK
Petugas : 1...2....3...KLIK!

Thursday, November 6, 2008

it's about plastic surgery ( betwen teenage talk....)

Sore itu ke Paperclip untuk mencari beberapa kebutuhan stationary anak-anakku. Sementara mengantri di kasir, aku menguping pembicaraan dua orang gadis remaja yang kebetulan berada dibelakangku,..(inge,...!itu tidak sopan! Menguping pembicaraan orang?!...keterlaluan!...)

Well,..coba dengar apa yang aku simak disana:
Gadis 1: Terus,..hasil operasi plastiknya kemaren, gimana? Bagus nggak?...
Gadis 2: Yah,..lumayanlah,..nggak terlalu kelihatan memang, tapi gue kan udah temenan lama ama dia jadi gue bisa melihat perbedaannya. Kalo orang yang jarang ketemu sih nggak terlalu ngeh,..
Gadis 1: Lu ada no telp dokternya kan?
Gadis 2: Ada,..menurut bokap gue memang dokter itu bagus kok..(aku menduga-duga mungkin papa-nya si gadis 2 ini dokter, karena bisa memberikan penilaian, tapi siapa tau bukan ya?! Siapa tau pengusaha, atau pengacara,...atau..ah,..bawel inge)
Gadis 1: Tempatnya didaerah menteng kan? Yang lu tunjukin ke gue kemaren itu kan?
Gadis 2: Iya,..baguskan tempatnya,..ntar deh kapan-kapan gue kasih tau tempat yang lain lagi,..
.....sementara antrian berjalan, tiba giliranku untuk membayar belanjaan,...aduh mak,..cepat sekali,..padahal aku masih pengin tau lebih banyak lagi,..bukan pingin tahu tempat operasinya tapi kepingin tau apa yang dioperasinya. Ini gadis remaja,..kecantikan dan keremajaan mereka tidak perlu ditambahi apa-apa lagi,...!Dan mereka yang mengobrol ini berumur kisaran 17-an tahun,..my God!?...

Inilah gempuran budaya,...
Ketika image cantik telah dibentuk dengan sempurnanya oleh iklan-iklan komersil. Ketika tidak hanya kostum dan make-up lagi yang menjadi sasaran. Tapi image cantik yang kulit putih, rambut lurus, mata belo, dagu lancip, pipi tirus, leher jenjang, dada montok, pantat berisi, perut rata, kaki langsing,...dll...dll...
Bagaimana dengan kecantikan asli Indonesia dengan kulit yang agak kecoklatan, rambut yang ikal, hidung bangir, pipi berisi,..dan postur tubuh yang sintal,..? Akankah punah dan hilang dari bumi Indonesia, dan sebagai gantinya berseliweran orang-orang berwajah dan bertubuh seperti "barbie" yang asli keluaran Mattel itu?

Siapa yang salah,...aku yang sangat-sangat ketinggalan mode dan trend yang sedang berlangsung, atau memang gempuran budaya itu terlalu kuat untuk dilawan oleh remaja yang rapuh. Oh,..Ibu-ibu,..marilah kita bersatu untuk menanamkan kepada anak kita kebanggaan menjadi diri sendiri. Puas dengan segala kecantikan alami yang memang sudah dikaruniakan kepada kita. Jangan pernah merasa menjadi bukan siapa-siapa kalau tidak bisa mengikuti trend yang sedang ada...
Lampu kuning sudah menyala,..mari kita waspada,..Waspadalah!Waspadalah!...he,eh..

Btw,..no wonder sekarang susah bener cari bra yang cup AA,..piere cardin malah tidak mengeluarkan sama sekali ukuran cup A,..ini diskriminatif,..sungguh-sungguh diskriminatif,....kasihan inge,...
Huahahahaha,....